Cara Merawat Bayi Kucing Yang Baru Lahir

Cara Merawat Bayi Kucing Yang Baru Lahir – Bayi kucing memiliki tampang yang lucu dan imut memberikan kesenangan tersendiri saat dipandang. Pada saat bayi berusia 1-3 bulan tubuhnya masih sangat sensitif, dan memerlukan perawatan yang khusus. Mereka masih membutuhkan asupan gizi yang cukup, dan perhatian lebih sebelum memulai kehidupan. Maka itu akan menjadi tugas anda sebagai pengganti induknya. Berikut cara merawat bayi kucing yang baru lahir, simak disini.

Mengajari Bayi Kucing untuk Mengenal Dunia

1. Persiapkan Kandang

Sebelum merawat bayi kucing pastikan keadaan rumah dalam kondisi tenang, dan berikan kandang yang nyaman. Anda perlu membuat kandang dengan suhu ruang yang hangat, tidak terlalu panas atau dingin. Mengingat bayi kucing yang baru lahir masih rentan terhadap udara dan mudah sakit. Anda bisa memasang bohlam pijar di dalam kandang untuk menghangatkan bayi kucing. Hal ini dikarenakansi bayi tidak tahan dengan suhu yang dingin.

2. Tempatkan Bersama Si Induk

bayi kucing baru lahir

Sebenarnya bayi kucing masih sangat bergantung dengan si induk, karena masih butuh susu dari ibunya. Anda bisa menempatkan bayi kucing di dalam satu kandang yang ukurannya lebih luas. Hal ini untuk memudahkan pergerakan sang induk untuk menjaga bayi-bayinya. Induk kucing akan melakukan tugasnya untuk menyusui, membersihkan si anak, dan memberikan rasa hangat. Namun anda tetap harus mengatur suhu kandang yang hangat dan nyaman.

Bayi kucing yang baru lahir hanya bisa mengonsumsi susu, yang didapatkan dari puting induknya. Selayaknya manusia air susu kucing juga mengandung colostrum, yang baik untuk kekebalan tubuh si bayi. Di dalamnya terdapat protein, antibodi, vitamin D, dan vitamin A yang membantu stimulasi metabolisme bayi. Tetapi jika anda merawat bayi tanpa induk cara merawat anak kucing yang baru lahir, ialah dengan memberinya susu tawar.

3. Pastikan Kesehatan Bayi Kucing

bayi kucing

Kulit bayi kucing yang baru lahir memang cenderung sensitif, karena masih belum ditumbuhi bulu-bulu. Induk kucing juga lebih protektif terhadap bayi-bayinya, dan sangat marah ketika ada yang memegang si bayi. Hal tersebut merupakan naluriah seorang ibu sebagai wujud perlindungan untuk anaknya. Anda dianjurkan memegang bayi kucing ketika usianya diatas dua atau tujuh minggu. Jika kurang dari itu si induk akan menyembunyikan bayinya di tempat yang tersembunyi.

Selama bayi kucing masih berada di sekitar induknya, anda tetap memperhatikan kesehatan si bayi. Biasanya di usia kurang dari 7 minggu bayi belum lancar buang air kecing dan air besar. Induk kucing akan melakukan rangsangan dengan menjilati bagian anus, atau saluran kecing si anak. Anda juga bisa membantu dengan mengusap bagian anus dan saluran kencing, dengan tisu basah atau kapas.

Pada dua bulan pertama pasca lahir bayi kucing perlu melakukan timbang berat badan. Normalnya bayi kucing akan bertambah berat badannya sebesar 10 gram setiap hari. Cara merawat bayi kucing yang baru lahir seperti ini untuk menghindari hal buruk, akibat kelebihan atau kekurangan berat badan. Apabila kurang dari 10 gram maka anda harus memperhatikan normal atau tidaknya proses menyusui.

4. Jaga Kebersihan Tubuh dan Kandang

Kucing terkenal dengan hewan yang menyukai tempat bersih, sedikit kotor akan menyebabkan kucing mudah sakit. Ketika bayi kucing berusia 2 minggu anda harus rutin untuk membersihkan mata bayi. Hal ini untuk menjaga agar mata si bayi selalu bersih dan tidak terkontaminasi bakteri. Anda bisa menggunakan air hangat atau air otsu yang tidak menyebabkan mata si bayi perih. Gunakan kapas atau kain yang lembut agar tidak merusak area mata bayi kucing.

Selain bagian tubuh anda perlu membersihkan kandang secara rutin,agar bayi kucing terhidar dari kuman. Untuk menjaga kulit bayi tetap steril gunakan sensipads atau perlak, sebagai alas kandang. Hal ini bertujuan untuk menjaga kulit bayi, supaya selalu kering. Karena bayi kucing belum bisa buang air kecil di pasir. Sehingga perlak akan menjaganya dari kelembaban.

Artikel Lainnya : Cara Memandikan Kucing

Usahakan untuk tidak memandikan bayi sebelum usianya 9 minggu, karena tidak baik untuk kesehatan si bayi. Memang anak kucing harus dijaga kesehatannya sebab rentan terkena penyakit. Namun induk kucing mempunyai cara tersendiri untuk membersihkan tubuh si bayi, tanpa memerlukan air. Jika anda mengamati biasanya si induk akan menjilat tubuh anaknya, karena air liur induk kucing mengandung enzim yang bisa menjaga kulit bayi.

5. Perhatikan Asupan Gizi dan Kesehatan

bayi kucing minum susu

Cara merawat bayi kucing memang tidak boleh sembarangan, dan sedikit ribet. Namun hal-hal kecil tersebut penting untuk diperhatikan, karena berkaitan dengan kesehatan si bayi. Ketika anak kucing sudah sedikit besar dan aktif bermain, maka tubuh kucing memerlukan nutrisi tambahan. Anda bisa memberikan susu khusus kucing minimal lima kali dalam sehari, dengan takaran 10-15 ml setiap minum.

Pemberian susu tambahan tersebut bertujuan untuk menambah energi, dan menjaga kekebalan tubuh si kucing. Hal ini karena induk sudah tidak memberi air susunya sehingga sistem metabolisme tubuh si bayi berkurang. Anda tidak dianjurkan untuk memberikan susu sapi kepada bayi kucing. Karena, Pencernaan pada bayi kucing masih sangat sensitif dan sulit untuk mencerna susu sapi. Jika dipaksakan akan membuatnya sakit.

Baca Juga : Cara Merawat Anak Kucing Dengan Baik Agar Tumbuh Sehat

Cara merawat bayi kucing yang baru lahir akan bertambah, saat kucing sudah mulai dewasa. Ketika bayi kucing memasuki usia 4 minggu tubuhnya semakin besar dan lincah bergerak. Anda sudah bisa memberikan kucing makanan tambahan, yang mengandung nilai gizi untuk pertumbuhan si kucing.

Sesekali bawa bayi kucing ke dokter hewan untuk diberikan vaksin, dan cek kesehatan secara rutin. Hal ini ditujukan agar bayi kucing terlindungi dari infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Jika terdeteksi ada penyakit maka dokter hewan akan segera memberikan penanganan, supaya bayi kucing bisa bertahan hidup.

Banyak orang jatuh hati ketika melihat bayi kucing dan memilih untuk memeliharanya. Namun sebelum membawa si bayi pulang ke rumah, anda harus mempersiapkan segala bentuk perawatannya. Usahakan rumah anda tenang karena anak kucing yang baru lahir, indera pendengarannya cukup sensitif. Anda juga perlu memastikan untuk selalu menjaga kesehatan si bayi, agar terhindar dari serangan beberapa penyakit.

Bagikan Artikel

Tinggalkan komentar