Cara Melebatkan Bulu Kucing dengan Baik dan Benar

Cara Melebatkan Bulu Kucing dengan Baik dan Benar Kucing adalah salah satu hewan yang sejatinya memang memiliki bulu cukup lebat ketimbang hewan lainnya. Meskipun demikian, tak jarang kucing peliharaan mengalami kerontokan hingga bulunya tampak tipis.

Pada umumnya, kucing akan kehilangan bulunya setiap hari hanya sekitar beberapa helai saja, namun jika kerontokan terlalu parah ini menandakan bulu kucing memerlukan perawatan yang cukup serius, karena jika dibiarkan akan terlihat kurang menawan.

Ada beberapa kucing mengalami kerontokan seperti halnya kurangnya gizi, kehamilan, mengalami stres dan juga alergi pada suatu makanan tertentu. Oleh karena itu, diperlukan beberapa cara melebatkan bulu kucing dan juga memerhatikan keadaan kucing tersebut agar dapat mencegah kerontokannya.

Cara Melebatkan Bulu Kucing dengan Alami

1. Sebisa Mungkin Jangan Biarkan Kucing Mengalami Stres

Seperti halnya manusia, jika mengalami stres juga tidak menutup kemungkinan akan mengalami kerontokan pada rambutnya. Hal ini juga berlaku pada hewan termasuk kucing, untuk mengetahui seberapa berat tingkat stres si kucing bawahlah pada dokter hewan.

Biasanya jika tingkat stres sudah diketahui oleh dokter akan diberikan obat anti-ansietas. Selain diberikan obat, anda juga harus mengetahui apa yang menjadi penyebab kucing tersebut menjadi stres, dengan mengetahui penyebabnya diharapakan anda akan lebih mudah mengatasinya.

2. Rajin Menyikat dan Menyisir Kucing

menyisir bulu kucing
Image : www.petage.com

Rajin-rajinlah menyisir dan menyikat bulu kucing untuk mencegah kerontokan. Menyisir bulu kucing juga tidak boleh sembarang, sebab bisa jadi kucing akan mengalami stres karena kesakitan. Oleh karena itu, anda bisa menyisir kucing sesuai dengan panjang bulunya itu sendiri.

Jika anda memiliki kucing dengan bulu yang cukup panjang, maka diperlukan menyisirnya setiap hari. Dengan menyisir ini akan menghilangkan bulu-bulu yang telah mati sehingga akan tumbuh bulu yang baru. Selain disisir jangan lupa juga menyikatnya, dengan disikat maka bisa mengurangi terjadinya gumpalan-gumpalan bulu pada kucing. Manfaat lain dari menyisir dan menyikat adalah juga untuk menjaga kesehatan kulit dari kucing.

Sedangkan kucing dengan bulu yang tidak terlalu panjang tidak memerlukan perawatan setiap hari. Untuk kucing jenis ini cukup anda lakukan perawatan setidaknya satu hingga dua kali dalam seminggu, pada saat menyikat kucing anda bisa menggunakan kain lap yang lembut sebab kain lembut bisa menganggkat bulu yang telah rontok serta tidak akan merusak bulu yang masih bagus.

3. Gunakanlah Sikat dan Sisir yang Sesuai

Biasanya kegiatan menyisir bulu kucing menggunakan sisir yang terbuat dari plastik, karet ataupun besi. Apapun jenis sisir tersebut terpenting adalah sisir yang telah didesain khusus, setelah melakukan menyisir kucing usahakan lap bulu kucing menggunakan kain lap lembut, kegiatan ini dapat menghilangkan bulu yang sebelumnya rontok serta dapat meningkatkan kualitas bulu kucing itu sendiri.

Kegiatan ini dapat anda lakukan sesuai dengan kebutuhan si kucing, atau anda bisa melakukan kegiatan ini pada poin kedua diatas. Karena, melakukan perawatan kucing tidak semerta-merta ingin menginginkan bulu kucing terlihat menawan namun juga menjaga kebersihannya.

4. Mandikan Kucing 2 Kali dalam Sebulan

memandikan kucing kesayangan
Image : drmartybecker.com

Cara melebatkan bulu kucing selanjutnya adalah dengan memandikannya setidaknya dua kali dalam satu bulan. Sebagai informasi, kulit kucing itu sendiri bisa ditumbuhi parasit yang bisa mengurangi kesehatan kucing tersebut.

Selain itu dapat menimbulkan masalah kulit yang cukup serius jika tidak ditangani dengan serius seperti meradang hingga kemerahan. Jika hal ini terus dibiarkan maka akan mengakibatkan bulu kucing menjadi rontok dan kucing itu akan terus menggaruk kulitnya jika dirasa kotor.

Untuk pencegahan hal ini adalah dengan rajin-rajin memandikan kucing dua kali dalam satu bulan, ini normalnya. Tapi, jangan juga terlalu sering memandikan kucing karena bisa mengakibatkan kucing menjadi stres.

Baca Juga : Cara Memandikan Kucing Bagi yang Baru Pertama Kali Memeliharanya

5. Gunakanlah Shampo Khusus Kucing dan Sesuai dengan Kulitnya

Selain dari beberapa cara-cara diatas, cara lain yang bisa anda lakukan untuk melebatkan bulu kucing yaitu dengan cara memandikan kucing menggunakan shampo khusus yang sesuai dengan kulitnya. Karena, kita perlu memerhatikan apakah kulit kucing tersebut cenderung berminyak atau kering.

Setelah mengetahui jenis kulit kucing tersebut, kita akan dapat dengan mudah menggunakan shampo yang sesuai agar kesehatan kulit tetap terjaga serta bulu menjadi lebih sehat dan menawan. Oleh karenya, shampoo kucing perlu anda perhatikan ya.

6. Menjemur Kucing di Pagi Hari

kucing berjemur di sinar matahari
Image : animalwised.com

Seperti yang kita ketahui bahwasanya sinar matahari dipagi hari sangatlah baik untuk kesehatan, hal ini juga termasuk dengan hewan tak terkecuali kucing, karena sinar matahari dipagi hari mengandung vitamin D yang baik untuk tulang.

Oleh karenanya, menjemur kucing dipagi hari akan membuat tulang kucing menjadi semakin baik, sehat serta tampilan kucing menjadi lebih segar. Kegiatan ini juga dapat meminimalisir kucing tidak gampang stres, seperti yang sampaikan sebelumnya. Salah satu penyebab bulu kucing menjadi rontok adalah karena stres yang ia alami.

7. Jaga Lingkungan Si Kucing agar Tetap Bersih

Cara melebatkan bulu kucing lainya yaitu dengan menjaga lingkungan kebersihan tempat ia tinggal. Hal ini sangat penting untuk kita perhatikan, langkah pertama yaitu dengan membersihakn lingkungannya agar tetap bersih dari hal-hal yang menyebabkan kucing menjadi kotor.

Selain dari kebersihannya, langkah kedua yaitu memerhatikan suhu kandang agar tetap dalam keadaan normal. Usahakan suhu kandang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Sebab, jika suhu kandang terlalu tinggi akan mengakibatkan bulu kucing menjadi lebih mudah rontok.

8. Pastikan Kucing Tidak Alergi Pada sesuatu Makanan

Alergi adalah salah satu penyebab bulu kucing menjadi rontok. Jika kucing peliharaan anda terus mengalami kerontokan yang tidak diketahui penyebabnya, anda perlu mencurigai makanannya. Untuk mengetahui bahwa kucing tersebut memiliki alergi terhadap suatu makanan tertentu, anda dapat membawanya ke dokter.

Ini sangat penting untuk anda perhatikan, sebab jika kucing alergi terhadap makanan ini akan mengakibatkan radang dan bengkak pada kulit sehingga dapat menimbulkan bulu kucing menjadi rontok. Jika dokter mengetahui makanan apa yang menjadi kucing menjadi alergi, biasanya dokter akan memberikan obat anti radang yang bisa meredakan radang pada kulit sehingga bulu baru dapat tumbuh dengan baik.

9. Perhatikan Kesehatan Kucing

kesehatan kucing
Image : animalplanet.com

Salah satu penyebab dari bulu kucing menjadi rontok adalah tidak adanya kesimbangan hormon dalam tubuh kucing itu sendiri. Oleh karenya, anda harus memerhatikan kesehatan kucing secara keseluruhan, tidak hanya memerhatikan kucing dari luar langkah lain juga memerhatikan kucing dari dalam.

10. Berikan Kuning Telur

kucing makan kuning telur
Image : feline-nutrition.org

Untuk membantu pertumbuhan bulu kucing agar lebih maksimal, anda dapat memberikan kuning telur pada makanan si kucing. Cara ini bisa anda lakukan 3X dalam seminggu dan jangan terlalu sering juga untuk memberikannya. Karena banyak sekali manfaat kuning telur untuk kucing anda yang bisa anda dapatkan.

Kuning telur yang digunakan adalah kuning telur kampung, dan pastikan yang anda gunakan hanya kuningnya saja. Sebab, putih telur terkandung senyawa avidin yang bisa mengurangi vitamin B biotin, dimana vitamin ini adalah sangatlah penting untuk pertumbuhan kucing itu. Oleh karenya, pemberian putih telur kurang baik untuk pertumbuhan si kucing.

Akhir kata, itulah cara melebatkan bulu kucing yang bisa anda terapkan dirumah. Setelah mengetahui cara melebatkan bulu kucing langkah penting yang perlu anda perhatikan juga adalah dengan mengetahui penyebab bulu kucing rontok agar lebih mudah mengatasinya.

Bagikan Artikel

Tinggalkan komentar