Penyebab dan Cara mengatasi Bulu Kucing Rontok

Penyebab dan Cara mengatasi Bulu Kucing Rontok Memiliki kucing peliharaan dengan bulu yang lebat merupakan keiginan pada setiap cat lovers. Ya, karena kucing yang memiliki bulu lebat akan terlihat menawan serta indah, namun disisi lain untuk merawat bulu kucing itu tidak semudah yang kita bayangkan.

Bagi kita yang telah memelihara kucing cukup lama, mungkin saja sudah mengetahui apa penyebab bulu kucing menjadi rontok serta cara mengatasinya. Namun, hal ini akan menjadi pertanyaan bagi cat lovers pemula.

Sebagai informasi pada umumnya kucing yang mengalami kerontokan itu adalah hal yang wajar dan normal-normal saja, jika kerontokannya tidak melebihi. Namun, jika kerontokannya terlalu banyak pada setiap harinya hal ini perlu kita curigai.

Ada banyak hal penyebab bulu kucing menjadi rontok seperti stres ataupun sedang hamil. Untuk itu, perlu diketahui juga sebab-sebab lain yang menjadi bulu kucing rontok. Untuk mengetahui lebih jelasnya berikut ini adalah penyebab bulu kucing menjadi rontok. Diantaranya :

Penyebab Bulu Kucing Rontok

penyebab bulu kucing rontok
Image : petscarefamily.com

Kucing yang mengalami kerontokan pada umumnya sudah keadaan normal, namun disisi lain jika kerontokan terlalu banyak ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Apa saja penyebab bulu kucing menjadi rontok? Silahkan simak pembahasannya dibawah ini.

1. Kurangnya Gizi

Penyebab bulu kucing rontok pertama yaitu kurangnya gizi, terlebih di protein, vitamin A dan E. Hal ini, dikarenakan protein merupakan komponen utama dalam proses menumbuhkan bulu kucing. Sebagai informasi bagi kucing kecil setidaknya memerlukan protein sebesar 30% dan untuk kucing dewasa memerlukan protein 30%.

2. Penggunaan Shampo

Memang bulu kucing sangat sensitif dengan benda baru seperti penggunaan shampo. Pernah anda memandikan kucing, dan beberapa saat bulu kucingnya menjadi rontok? Hal ini mungkin saja karena penggunaan shampo yang anda gunakan. Oleh karenya, sebelum memilih shampo untuk kucing sebaiknya sesuaikan terlebih dahulu dengan jenis kulit kucing itu sendiri.

3. Adanya Kutu dan Pinjal

Kutu dan pinjal merupakan parasit yang berbeda spesial ditubuh kucing. Kedua parasit ini merupakan ektoparasit yang pada umumnya berhabitat di bulu dan kulit pada kucing, kutu dan pinjal ini mengambil nutrisi tubuh kucing serta bersarang di bulunya. Oleh karena, jika anda mengetahui beradaan kedua parasit ini segera bersihkan agar kerontokan pada bulu kucing tidak terjadi.

4. Adanya Jamur

Jamur sangatlah baik perkembangannya jika berada dalam kondisi yang lembab. Dan kucing yang berbulu panjang, sangatlah mudah untuk perkembangan jamur dengan begitu jamur dapat menyebabkan kerusakan pada kulit sehingga bulu menjadi rontok.

5. Alergi

Seperti yang kita ketahui, alergi terhadapat sesuatu di kucing dapat menyebabkan kerusakan pada struktur kulit dan menyebabkan kerontokan. Alergi itu sendiri karena diakibatkan dari sekresi histamin yang berlebihan. Meski demikian penyebab alergi juga banyak seperti makanan yang dia makan, vaksin, dan penggunaan obat-obatan.

Nah, itulah penyebab kerontokan kucing yang terdapat beberapa hal. Setelah mengetahui beberapa penyebab tersebut. Mari kita ulas bagaimana cara mengatasinya, simak selengkapnya berikut ini.

Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok

cara mengatasi bulu kucing rontok
Image : purina.co.uk

Kucing merupakan hewan peliharaan yang sangat lucu dan menggemaskan, seringkali kita tertarik untuk memelihara kucing daripada hewan peliharaan lain karena bulunya yang indah. Namun, terkadang bagi kita yang sudah memiliki kucing mengalami kerontokan pada bulunya. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut berikut ini langkah-langkah ini.

1. Berikan Asupan Gizi yang Cukup

Langkah awal yang bisa anda terapkan adalah dengan memberikan gizi yang cukup, hal ini karena pertumbuhan dan kekuatan bulu kucing juga dipengaruhi oleh nutrisi yang ia makan. Untuk memberikan nutrisi yang cukup, usahakan berikan makanan yang variasi ehingga aneka nutrisi dari makanan dapat masuk ke tubuhnya. Anda juga bisa menambahkan susu khusus kucing untuk menambah gizi yang masuk ke tubuhnya.

2. Berikan Vitamin

Langkah kedua yaitu juga bisa memberikan vitamin untuk kucing, vitamin kucing bisa anda dapatkan di pet shop ataupun di klink hewan. Namun, perlu juga anda ketahui jangan terlalu banyak memberikan vitamin, berikan saja vitamin secukupnya dan dalam batas yang wajar agar tidak terjadi efek samping yang tentu tidak diinginkan.

3. Mandikan Kucing Secara Rutin

Pernahkah anda membaca sebuah kalimat seperti ini “Kebersihan adalah sebagian dari iman” ini tidak hanya untuk kita namun juga berlaku pada hewan lain termasuk kucing. Mandikan kucing anda secara teratur karena kita tidak mengetahui kucing itu datang yang bisa jadi sudah banyak kotoran menempel.

4. Gunakan hair dryer setelah memandikan kucing

Kucing yang baru saja dimandikan bulunya tidak akan kunjung kering ini akan membuat kulit kucing menjadi lembab dan tidak menutup kemungkinan jamur akan lebih mudah tumbuh. Hal ini tentu membuat pertumbuhan bulu kucing menjadi lambat dan kerontokanpun akan terjadi. Oleh karenya, setelah proses memandikan kucing sebaiknya keringkan bulunya menggunakan hair dryer.

Baca Juga : Cara Memandikan Kucing Bagi yang Baru Pertama Kali Memeliharanya

5. Hindari Stres Pada Kucing

Sama seperti manusia akan mengalami kerontokan pada saat stres, kucingpun demikian. Maka jagalah kucing anda agar tetap sehat dan gembira, ajaklah dia jalan-jalan santai setiap sore serta berikan makanan yang ai sukai. Selain itu, jagalah ruangan agar tetap nyaman baginya.

6. Sisir Bulu Kucing

Menyisir bulu kucing pada saat kucing mengalami kerontokan pada bulunya hal ini mungkin saja sedikit menganggu pada kucing itu sendiri. Bagaimana tidak, menyisir bulunya akan membuat bulunya akan semakin banyak terlepas dan bisa menempel di segala permukaan rumah. Namun, disisi lain menyisir bulu kucing memilili manfaat seperti memperlancar metabolisme tubuh kucing, bisa menyirkan kutu dan pinjal.

7. Hindari Makanan yang Bisa Memicu Alergi

Seperti yang telah kita sebutkan diatas, salah satu penyebab bulu kucing rontok adalah alergi terhadapat sesuatu seperti halnya makanan. Oleh karenya itu, coba anda perhatikan apa saja makanan yang bisa membuat dia alergi ataupun zat apa saja yang bersentuhan dengan kucingmu yang menyebabkan kerontokan bulunya.

8. Jaga Suhu Ruangan agar Tetap Sejuk

Salah satu fungsi dari bulu kucing adalah sebagai pengatur suhu tubuhnya. Bulu kucing akan tumbuh secara maksimal dan tumbuh kuat jika berada dalam suatu tempat sejuk dan akan terjadi sebaliknya jika berada di tempat yang panas bulu kucing akan lebih mudah rontok.

9. Berikan Obat untuk Bulu Rontok

Langkah lain jika beberapa hal diatas sudah anda lakukan akan tetapi kerontokan terus terjadi. Anda bisa memberinya obat yang bisa mengatasi bulu rontok pada kucing, anda bisa mendapatkan obatnya di pet shop atau tempat-tempat yang menyediakan obat kucing. Pastikan juga anda sudah membaca atura pakainya dengan benar ya.

Nah, itulah penyebab dan cara mengatasinya bulu kucing yang rontok. Jangan lupa untuk membagikan postingan ini jika dirasa bermanfaat untuk bersama. Dan ketahui juga cara melebatkan bulu kucing agar kucing peliharaan anda tambah menawan serta menggemaskan.

Bagikan Artikel

Tinggalkan komentar